Sudah Evaluasi, ini Nasib PTM Surabaya

Sudah Evaluasi, ini Nasib PTM Surabaya - GenPI.co JATIM
Rapat evaluasi PTM 100 persen yang digelar oleh Pemkot Surabaya bersama sejumlah pihak terkait. (foto : Humas Pemkot Surabaya).

GenPI.co Jatim - Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya bersama sejumlah pakar mengevaluasi penerapan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 100 persen yang berjala selama sepekan.

Melalui rapat tersebut, Dispendik Kota Surabaya memastikan tak ada temuan siswa yang terjangkit virus covid-19. PTM 100 persen dengan model dua shift bakal tetap berlanjut dengan protokol kesehatan (prokes) ketat.

"Kami ingin orang tua merasa aman dan nyaman ketika menitipkan anak-anak di sekolah. Ini ikhtiar kami bersama untuk memberi layanan terbaik bagi anak-anak di Kota Surabaya," kata Kepala Dispendik Kota Surabaya Yusuf Masruh melalui keterangan tertulis, Selasa (18/1).

BACA JUGA:  3 Jam Hujan, Kota Malang Dikepung Banjir

Sementara itu, Bidang Pengembangan, Penelitian dan Pendidikan IDAI Jatim dr Dominicus Husada menyebut, sampai saat ini masih belum ada alasan kuat untuk menghentikan pelaksanaan PTM.

Namun, semua prosedur sekolah tatap muka harus mengacu pada aspek kehati-hatian.

BACA JUGA:  Antisipasi Omicron Pemkot Malang Gelar PPKM Mikro

"Kalau kasusnya melonjak, baru kita lakukan evaluasi kembali," jelasnya.

Pakar Epidemiologi Universitas Airlangga (Unair) dr Windhu Purnomo menerangkan, kondisi covid-19 di Indonesia nampak bagus menghadapi wabah varian Omicron.

BACA JUGA:  Hujan dan Angin Kencang di Kota Malang, Sejumlah Bangunan Hancur

Sebab, kata dia, di sejumlah negara puncak kasus muncul pada 40 hari selang kasus awal terdeteksi. Hal itu terjadi di negara-negara Afrika, Inggris, Amerika Serikat, dan lain-lain.

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Berita Selanjutnya