Kisah Pemuda Malang, dari Modal Rp 20 Juta Kini Raup Banyak Cuan

03 Oktober 2021 17:00

Jatim.GenPI.co - Yos Christian Addyputra, pemuda asal Malang cukup sukses dengan bisnis batik yang dijalani kini.

Pria asal Malang tersebut sukses menaklukkan Jakarta dengan produk fashion batiknya merek Garuda Kencana Batik.

Awal terjun di dunia bisnis, Yos mengaku tidak terjun di dunia batik. Ia lebih dahulu menjajal berjualan aksesoris komputer, gawai, kosmetik pria, hingga fashion di salah satu brand ternama.

BACA JUGA:  Usaha Nurul Tak Sia-sia, Bawang Goreng Hunay Sukses Tembus Jepang

Namun ketertarikannya dengan batik, membawanya untuk mantab menekuninya pada 2016 silam.

"Waktu bekerja paruh waktu, saya mencari batik di mal dan sulit menemukan batik yang saya suka sebagai anak muda. Ketika menemukan yang pas dan saya pakai, banyak yang bilang bahwa batik saya bagus," ujarnya, Sabtu (2/10).

BACA JUGA:  Tips Sukses Budi Daya Ikan Arwana, Langsung jadi Sumber Cuan

Laki-laki 27 tahun itu lantas melihat ini sebagai peluang. Kesulitan anak muda mencari batik modern dilihatnya sebagai peluang bagus.

Berbekal selera batik yang menurut orang bagus, Yos pun memberanikan diri untuk terjun di dunia tersebut. Memasuki akhir studi S1, Yos membranikan diri untuk meminjam modal dari orang tua sebesar Rp 20 juta.

BACA JUGA:  Fresh Graduate Wajib Perhatikan jika Ingin Sukses Melamar Kerja

Ia kemudian menyusuri Utara Jawa, untuk menemukan pengrajin batik tulis yang sesuai dengan citra brand batik. Yos pun akhirnya menemukan pengrajin dari Cirebon dan Pekalongan.

Coraknya yang memiliki warna-warna mencolok cocok untuk semangat anak muda.

Pun demikian, Yos sadar langkahnya yang masuk ke pasar batik premium terbilang cukup nekat. Namun, keyakinan atas kualitas produknya meyakinkannya produknya tersebut bisa diterima pasar.

"Selain batik tulis berkualitas, Garuda Kencana Batik juga menawarkan pengemasan premium dan pelayanan melalui fasilitas home shopping service," katanya.

"Pernah dalam sehari saya mengantarkan produk ke Bekasi lalu Depok, lanjut ke Kelapa Gading hingga kemudian ke Senayan. Memang capek, tapi jalan apapun harus ditempuh supaya usaha saya bisa dikenal pada awalnya," tandasnya. (ant)

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Redaktur: Baehaqi Almutoif

BERITA TERKAIT

Copyright © 2024 by GenPI.co JATIM