GenPI.co Jatim - Pemkot Surabaya berencana menutup delapan area taman sebagai tujuan wisata.
Langkah itu dilakukan untuk mencegah terjadinya penyebaran kasus varian Omicron. Rencana penutupan itu bakal dimulai pekan depan.
Taman hanya akan dibuka untuk sarana edukasi bagi pelajar. Jadwal pun telah diatur mulai Senin hingga Jumat.
Jamnya, disesuaikan dua sesi, yakni pukul 06.00-11.00 WIB dan 14.00-17.00 WIB.
"Sementara Sabtu dan Minggu kami tutup dulu. Kalau untuk keperluan edukasi tetap kami buka," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya Agus Hebi Djuniatoro, Minggu (30/1).
Hebi menyebut, pemberlakuan pembukaan taman khusus untuk edukasi tersebut menyesuaikan dengan berlangsungnya Pembelajaran Tatap Muka (PTM).
Dia mengatakan, para pelajar terkadang membutuhkan fasilitas pembelajaran di lapangan. Lokasi taman menjadi salah satu pilihannya.
"Beberapa anak SD dan SMP yang membutuhkan pembelajaran di lapangan. Kalau untuk fungsi rekreasi kita tahan dulu," ujarnya.
Taman yang ditutup sebagai sarana pariwisata, yakni Taman Flora, Taman Sejarah, Taman Cahaya, Taman Harmoni, Taman Pelangi, Taman Kebun Bibit, Taman Prestasi dan Taman Eskpresi. (*)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News