
Jatim.GenPI.co - Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak tak menampik ada kekhawatiran kalau impor garam bocor ke masyarakat.
Karena itu, Emil berharap ada solusi terkait garam rakyat. "Inilah sebabnya benar-benar kami meminta beri dulu solusi terhadap petani garam-garam untuk rakyat," ujar Emil, Senin (5/4).
BACA JUGA: Pemkab Banyuwangi Jadikan Agenda Bulanan Belanja UMKM, Ayo Borong
Emil menyebut terus berkordinasi dengan stakeholder garam untuk melakukan penyerapan produksi rakyat.
"Di Disperindag Jatim juga ada persyaratan penyerapan yang harus dipenuhi oleh masing-masing pabrik," kata dia.
"Lah ini yang kami pastikan bukan hanya kuantitas, tapi harganya juga fair," imbuhnya.
Pun demikian, Emil menyebut masih akan melihat perkembangan lebih lanjut oal impor ini. "Tetapi sekali lagi ini masih dinamis," tegasnya.
Dilansir dari Antara, Pemprov Jatim memastikan tidak ada alokasi khusus garam impor untuk seluruh wilayahnya, setelah pemerintah pusat menetapkan importasi sebanyak 3,07 juta ton sepanjang tahun ini.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News