Yandex Metrics

Banyuwangi Realisasi APDB 43,96 persen, Tertinggi di Jatim

Banyuwangi Realisasi APDB 43,96 persen, Tertinggi di Jatim
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Azwar Anas saat peluncuran program Jagoan Bisnis secara virtual, Kamis (22/7/2021). (ANTARA/HO-Humas Pemkab Banyuwangi)

Jatim.GenPI.co - Kabupaten Banyuwangi menjadi daerah yang merealisasikan serapan anggaran APDB sebesar 43,96 persen atau tertinggi se-Jatim.

Hal ini didapat dari data Direktorat Jenderal Bina Keunagan Daerah pada Kementerian Keuangan.

BACA JUGA: Merosot Tajam, Daop 7 Madiun Sepi Penumpang Selama PPKM Darurat

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Azwar Anas mengatakan percepatan penyerapan APBD untuk menjaga pergerakan ekonomi lokal, karena dunia usaha melambat akibat pandemi Covid-19 sehingga APBD menjadi instrumen yang bisa berperan menggerakkan ekonomi.

"Meski kapasitas fiskal daerah saat ini juga relatif terbatas, kami terus mendorong penyerapannya agar bisa mendorong ekonomi lokal," ujar Bupati Ipuk usai meluncurkan program penciptaan pengusaha muda baru (Jagoan Bisnis) secara virtual di Banyuwangi, Kamis (22/7).

Menurut dia, penyerapan APBD cukup penting untuk menggerakkan perekonomian daerah, dan pengucuran dana APBD melalui beragam pekerjaan dan belanja daerah yang bisa menjadi stimulan ekonomi warga.

"Salah satu kunci bantalan ekonomi saat ini memang ada pada belanja pemerintah, mengingat hampir semua dunia usaha terdampak pandemi. Oleh karena itu, pemda harus optimal dalam penyerapan anggaran, sesuai arahan Presiden Jokowi dan Ibu Gubernur," tuturnya.

"Ada penyerapan tenaga kerja, ada uang yang berputar. Begitu juga program lain seperti pemberian beasiswa, bantuan alat ke UMKM, berarti ada uang yang dibelanjakan untuk berputar di warga. Ini sederhana, tapi konkrit, dan kami usahakan penyerapannya bisa terus optimal," lanjutnya.


BERITA LAINNYA