ASN Surabaya Belanja di Toko Kelontong, Dampaknya Luar Biasa

ASN Surabaya Belanja di Toko Kelontong, Dampaknya Luar Biasa - GenPI.co Jatim
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi seusai launching program Sinau Kelontong di Hotel Bumi. Foto: GenPI/Ananto Pradana.

Jatim.GenPI.co - Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkot Surabaya diminta untuk memprioritaskan kebutuhan belanja hariannya di toko-toko kelontong.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengatakan, intruksi itu dimaksudkan untuk menjadi salah upaya membantu pengembangkan ekonomi masyarakat.

Ia mencontohkan, perputaran uang setiap bulan di toko kelontong Surabaya bisa sangat besar. Jika instrukai tersebut bisa berjalan maksimal perputaran uang dapat mencapai Rp 30 miliar.

BACA JUGA:  Instruksi Eri Cahyadi ke Kelurahan Penting untuk Toko Kelontong

"Kenapa saya wajibkan semua ASN belanja di toko kelontong? Karena gaji kita dapat dari jenengan yang bayar pajak dan lain-lain," kata Eri, Selasa (12/10).

Ia mencontohkan, di Pemkot Surabaya ada sekitar 15 ribu ASN. Kalau setiap ASN dalam sebulan belanja rata-rata Rp 2 juta per bulan, maka diperkirakan ada sekitar Rp 30 miliar berputar di toko kelontong.

BACA JUGA:  Inovasi Eri Cahyadi Bikin Toko Kelontong Surabaya Digerojok Cuan

Melihat itu, Mantan Kepala Bappeko Surabaya itu meminta, perputaran uang harus berjalan selancar mungkin. Sebab, dampak yang ditimbulkan besar masyarakat.

"Harus bermanfaat kembali kepada warga Kota Surabaya. Selain itu, ini juga untuk memberikan contoh kepada warga dalam menggerakkan UMKM di Surabaya," katanya. (*)

Berita Selanjutnya