
Jatim.GenPI.co - Pelaku UMKM dan pedagang pasar tiarap, imbas dari pandemi Covid-19. DPRD Surabaya meminta Pemkot Surabaya untuk lebih perhatian membantu bangkit lagi.
DPRD Surabaya juga meminta untuk memaksimalkan peranan di dua sektor ini untuk kembali menggerakkan ekonomi kerakyatan.
"UMKM dan pasar ini sangat berpengaruh besar," kata Sekretaris Komisi B DPRD Kota Surabaya, Mahfudz, Minggu (17/10) kemarin.
BACA JUGA: Ekspor Nonmigas Jatim September Turun, BPS Ungkap Penyebabnya
Apa lagi dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (R-APBD) Tahun 2022, pemulihan ekonomi masuk salah satu pos yang bakal digeber pelaksanaanya.
Oleh karena itu, UMKM harus mendapatkan stimulus yang riil dari Pemkot Surabaya.
BACA JUGA: HMCL Madura Gandeng BumDesa, Kembangkan Pariwisata
"Karena kita ketahui bersama, beberapa bulan kebelakang banyak UMKM yang terpukul, nah ini yang harus diperhatikan oleh pemkot," terangnya.
Sedangkan untuk pasar, Pemkot Surabaya diminta melakukan perbaikan pada fasilitas yang rusak, sehingga pengunjung bisa lebih nyaman saat berbelanja. Termasuk menata manajemen dan tata kelola di masing-masing pasar.
BACA JUGA: Pengembang Game di Malang Banyak, Sandiaga Ajak Terus Berinovasi
Hal itu harus jadi prioritas, sebab pasar dianggapnya sebagai jantung ekonomi rakyat Kota Surabaya.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News