
"Pengusaha muda juga harus mampu melakukan transformasi menggunakan teknologi digital dalam mengelola nilai tambah industrialisasi dan jasa," kata Khofifah
Pada kesempatan itu juga, ia berharap HIPMI mampu menjadi wadah menumbuhkan rasa optimisme, agar bisnis dan usaha di Jawa Timur tak tergerus dampak pandemi Covid-19.
"Berbagai inovasi dan kebiasaan baru sosiopreneur tersebut menjadi penanda atau bentuk adaptasi HIPMI berkontribusi dalam pembangunan, sesuai tuntutan jaman," terangnya. (*)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News