
Jatim.GenPI.co - Malang Batik Festival 2021 telah usai digelar, Kamis (8/4). Meski sudah selesai, namun gelaran ini masih menyisakan keunikan dari sejumlah desain masker yang turut dilombakan semalam tersebut.
Beragam masker dengan mulai motif batik tugu, masker dengan tambahan bulu, hingga masker batik berumbai turut dipamerkan. Para model mengenakannya di atas catwalk.
BACA JUGA: Desainer Prita Amiroh Buat Busananya Ada Naga Emas, Bikin Kaget
“Selain untuk mengingatkan dan mengajak masyarakat senantiasa menggunakan masker, khususnya masker kain, sebagai upaya mengurangi limbah masker sekali pakai," ujar salah satu juri sekaligus Ketua Indonesian Fashion Chamber (IFC) Chapter Malang, Agus Sunandar melansir malangkota.go.id.
Agus menambahkan, lomba desain masker ini juga bertujuan untuk mengenalkan batik Malangan. Menurutnya, potensi batik di Malang cukup besar untuk diangkat ke pasar.
Soal penilaian, Agus mengaku tetap tidak mengesampingkan standar dari fungsi masker yang telah ditetapkan organisasi kesehatan dunia (WHO). Yakni terdiri dari tiga lapis.
“Pertama, yang jelas desainnya jadi penilaian penting. Kemudian, juga tentang syarat kesehatan jadi kalau masker buatan ini harus tiga lapis kan, itu yang kami buat," tegasnya.
"Yang jelas lagi kreativitas dia dalam membuat masker, dari sisi keindahannya dan tentunya menggunakan batik Malangan," tandasnya.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News