
GenPI.co Jatim - Belum genap satu bulan, gelaran live music yang diselenggarakan di kawasan Kayutangan Heritage Malang terpaksa dihentikan.
Menyusul hasil evasluasi adanya peningkatan kasus Covid-19 yang terjadi di wilayah setempat.
Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang memutuskan untuk memberhentikan sementara live music yang ada di kawasan pedestrian jalan Basuki Rahmat tersebut.
BACA JUGA: Kayutangan Hertiage Hadirkan Pujasera, Manjakan lidah Pengunjung
Kebijakan itu diambil demi mengurangi risiko kerumunan yang berpotensi menyebarkan virus Corona.
“Sesuai dengan arahan dari Wali Kota Malang Sutiaji, pertunjukan live music kami hentikan sementara mulai Senin (31/1). Hal itu sehubungan dengan kasus Covid-19 yang sedang naik,” ujar Kepala Dinas Disporapar Kota Malang Ida Ayu Wahyuni, Senin (31/1).
BACA JUGA: Tak Sengaja Tabrak Lampu Kayutangan, Sopir Pikap Dapat Jempol DLH
Sebelum resmi mengumumkan penghentian sementara live music di kawasan Kayutangan Heritage, sebenarnya Pemkot Malang telah melakukan penyesuaian.
Mulai dari pengurangan dari empat titik menjadi satu lokasi. Kemudian, memperpendek durasi pembawa lagu. Termasuk juga memberlakuan scan barcode aplikasi PeduliLindungi para pengunjung.
BACA JUGA: Parkir di Kawasan Kayutangan Heritage Malang Terbatas
Namun hasil kajian yang dilakukan, kawasan tersebut selalu dipadati pengunjung. Terutama saat akhir pekan.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News