
"Penambahan tenaga ini dibutuhkan agar proses ekskavasi bisa dilakukan lebih cepat," katanya.
Dia menambahkan, setelah proses ekskavasi situs Srigading, nantinya pemerintah daerah diharapkan bisa segera melakukan langkah lanjutan untuk pelestarian candi yang diperkirakan dibangun pada abad ke-10 Masehi.
"Saat ini lahan masih milik masyarakat. Sehingga nanti itu akan dibicarakan dengan pemilik lahan, dengan Pemerintah Kabupaten Malang. Kami sebatas menampakkan bangunan candi tersebut," ujarya. (ant)
BACA JUGA: Remaja Asal Gresik di Ajang Miss Teen Indonesia 2022, Bangga!
Tonton Video viral berikut:
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News