Jelang PON XX Papua, Atlet Jatim Terapi Hiperbarik

19 Agustus 2021 14:30

Jatim.GenPI.co - Menjelang PON XX Papua, KONI Jawa Timur terus mematangkan persiapan tim Puslatda. Terbaru seluruh atlet menjalani metode hiperbarik atau terapi oksigen.

Kegiatan ini dilakukan di Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) dr Ramelan Surabaya.

BACA JUGA: Rencana Lifter Eko Yuli Setelah Dapatkan Bonus Rp 500 Juta

Metode hiperbarik dilakukan dengan cara memasukkan atlet dalam tabung seperti kapal selam dengan tekanan oksigen setara kedalaman 14 meter dalam air selama 15 menit, lalu setelah itu menggunakan masker oksigen murni selama 30 menit.

BACA JUGA:  Unusa Lepas KKN Mahasiswa, Bawa Misi Keren Buat Ponpes

Setelahnya istirahat lima menit yang dilakukan selama tiga kali dalam satu kali terapi.

“Jadi terapi oksigen hiperbarik ini adalah terapi pemberian suatu terapi dengan memperkaya kadar oksigen. Normalnya kadar oksigen dalam tubuh 21 persen, kita ganti jadi 100 persen atau mendekati itulah. Harapanya dengan tekanan tinggi bisa menembus semua sel , jadi proses difusi oksigen lebih bagus, lebih cepat, dan lebih optimal. Jadi semua sel saat terapi akan mendapat oksigen yang cukup,” ungkap Kabagkestral RSAL dr Ramelan, Dr. Tutik Harnanik mengutip dari Ngopibareng, Kamis (19/8).

BACA JUGA: Persebaya Pasang Target Realistis di Liga 1 Musim 2021/2022

BACA JUGA:  Persebaya Pasang Target Realistis di Liga 1 Musim 2021/2022

Sementara itu, Ketua KONI Jatim Erlangga Satriagung mengatakan, terapi ini penting untuk mematangkan persiapan atlet agar performanya bisa maksimal saat tampil di PON.

“Itu kan terapi tekanan oksigen seperti orang menyelam diatur untuk memperbesar VO2Max, kemudian melancarkan aliran darah. Hiperbarik membuat fisik atlet makin optimal sehingga pertarungan di sana tinggal psikologi,” ujar Erlangga. (*)

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Redaktur: Fitra Herdianariestianto

BERITA TERKAIT

Copyright © 2024 by GenPI.co JATIM