Bisa jadi Pilihan, Industri Kuliner di Surabaya Masih Menjanjikan

Bisa jadi Pilihan, Industri Kuliner di Surabaya Masih Menjanjikan - GenPI.co JATIM
Andreas Resha, Co-Founder & President, Hangry didampingi Rei Safia, Head of Marketing Communications, Hangry, menjelaskan bagaimana kualitas produk terjaga hingga sampai ke tangan konsumen. (ANTARA/HO- Hangry)

GenPI.co Jatim - Potensi usaha kuliner di Surabaya masih cukup menjanjikan di awal Tahun 2022.

Pelaku usaha bidang kuliner yang juga Co-Founder dan President Hangry, Andreas Resha mengatakan, rata-rata usaha ini mampu tumbuh sekitar 20 persen sampai 30 persen.

"Jadi, kami rasa ini adalah waktu yang tepat bagi Hangry untuk memulai perjalanan di Surabaya," kata Andreas, Rabu (26/1).

BACA JUGA:  Sego Jamu, Kuliner Unik Mojokerto, Tenang Tak Pahit

Andreas tahun ini membidik pasar Surabaya. Dia melakukan ekspansi di tiga titik sekaligus.

Dia membuka tiga outlet Moon Chicken by Hangry di Manyar Kertoarjo, Rungkut Mapan dan Mulyosari.

BACA JUGA:  Es Teler Dempo, Kuliner Segar nan Legendaris di Malang, Yuk Coba

Targetnya akan ada banyak lagi outlet yang hadir di Kota Pahlawan.

"Surabaya menjadi kota berikutnya yang kami masuki untuk menjadi lebih dekat dengan pelanggan dan memberikan pengalaman yang berbeda saat mengonsumsi makanan. Untuk Surabaya, rencananya bisa 10 outlet,” lanjut Resha.

BACA JUGA:  Pecel Terung Mbah Sikun Magetan, Kuliner Legendaris Murah Meriah

Andreas mengaku mendapatkan pendanaan pendanaan Seri A sebesar 13 juta dolar AS atau setara Rp188 miliar untuk mengembangkan bisnisnya.

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Berita Selanjutnya