Yuhronur Genjot Ekspor Industri Kecil, Tahun Lalu Melesu

Yuhronur Genjot Ekspor Industri Kecil, Tahun Lalu Melesu - GenPI.co JATIM
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat mengunjungi salah satu UMKM di Lamongan. (Foto: Antara)

GenPI.co - Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menyebut nilai ekspor Kabupaten Lamongan dari industri kecil menurun. Pada 2020 ekspor sektor ini hanya mencatatkan Rp 43,742 miliar, jauh dari tahun sebelumnya berhasil membukukan Rp 55,721 miliar. 

Karenanya, Yuhronur akan segera menindaklanjuti dengan mendorong ekspor produk setempat. 

BACA JUGA: HKTI Jember Terang-Terangan Tolak Impor Beras, Jleb!

Sejauh ini, kata dia, ekspor industri kecil didominasi sembilan unit. Diantaranya, pupuk, makanan kecil, sarung tenun ikat, anyaman bambu, konveksi, lobster dan kerapu, arang, serta olahan jagung.

"Penurunan ekspor tahun 2020 dikarenakan pandemi Covid-19, karenanya tahun 2021 kami berusaha untuk membangkitkan kembali UMKM di Kabupaten Lamongan," kata Yuhronur, Sabtu (6/3). 

Pihaknya akan menggencarkan pemasaran produk lokal melalui gerakan Ayo beli produk Lamongan. Ia mengatakan, kegiatan ini sudah diluncurkan beberapa waktu lalu. 

Sementara, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengajak pelaku usaha di Kabupaten Lamongan untuk mengikuti UMKM Virtual EXPO yang diinisiasi Bank Indonesia. Khofifah ingin pengusaha dapat mengakses pasar lebih luas dan produktif. 

Dengan begitu diharapkan bisa memberikan peningkatan pendapatan di tengah pandemi. “Saya sarankan para pelaku UMKM untuk mengikuti pameran ini. Dalam satu tahun bisa dua kali," kata Khofifah. 

Tonton video ini:

Berita Selanjutnya