
Jatim.GenPI.co - Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa minta akses pasar hasil ikan tangkap di Pelabuhan Mayangan Kota Probolinggo diperluas.
Tujuannya untuk mendongkrak ekonomi masyarakat setempat.
BACA JUGA: 20 Pelaku Usaha Malaysia Datang ke Jatim, Ngapain?
"Kami berharap adanya maksimalisasi utilitas atau daya guna pada PPP Mayangan dengan bersinergi bersama tempat pelelangan ikan milik Pemkot Probolinggo," kata Khofifah saat meninjau secara langsung proses bongkar muat ikan hasil tangkap di PPP Mayangan, Kota Probolinggo, Jatim, Senin (24/5) kemarin.
Kunjungannya ke PPP Mayangan untuk mengetahui utilitas dan maksimalisasi hasil ikan tangkap nelayan selama pandemi Covid-19.
"Sektor perikanan termasuk tiga besar komoditas ekspor Jatim dan saat pandemi tetap bertahan. Nilai tukar nelayan juga positif dan yang sangat penting sektor perikanan itu padat karya," tuturnya.
Lanjut dia, ibarat APBD digunakan untuk pembenahan dan perbaikan di PPP Mayangan maka akan memberikan percepatan break event point (BEP) dan manfaat yang besar bagi masyarakat.
"Hal itu sejalan dengan ikhtiar Pemprov Jatim untuk terus melaksanakan program yang bisa mendongkrak ekonomi masyarakat Jatim," katanya.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News