
"Yang domisili di luar Kota Surabaya akan diikutkan di wilayah kantornya," katanya.
Aplikasi ini sistem kerjanya hampir mirip dengan E-Commerce lainnya. Pembeli tinggal memilih barang yang dibutuhkan untuk dibeli.
Bila tidak ada, calon pembeli bisa menghubungi toko kelontong tersebut untuk nantinya menyediakan produk yang diinginkan.
"Misal saya mau beli beras, saya ketik beras, nanti akan muncul di aplikasi, kalau stoknya kosong, kita bisa masukkan ke wishlist biar nanti disediakan oleh penjual," ungkapnya.
E-Peken juga dilengkapi dengan sistem QRIS. Pemkot telah bekerjsama dengan Bank Jatim untuk menyediakannya.
"Proses pembayarannya sudah mirip seperti e-commerce lainnya," katanya.
BACA JUGA: Kunjungan Kerja di Jatim, Mensos Risma Salurkan Bantuan Covid-19
Mantan Kabag Humas Pemkot Surabaya ini menuturkan, bahwa koperasi primer akan membawahi satu toko kelontong dan dua koperasi sekolah yang ada di wilayah kecamatannya.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News