
Jatim.GenPI.co - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperidag) Jawa Timur tengah mengidentifikasi sejumlah komoditas yang dinilai mampu menembus pasar ekspor.
Kepala Disperindag Jawa Timur Drajat Irawan mengatakan, ekspor Jatim ditopang dua industri lemak dan minyak hewan/nabati, tembaga, produk kayu dan olahannya, serta produk perhiasan/permata.
BACA JUGA: Akhirnya! Ada Kabar Gembira untuk Pelaku Usaha di Batu
Ia menilai, masih ada sejumlah sektor lainnya yang bisa dimaksimalkan di pasar ekspor. "Disperindag telah memetakan beberapa sektor prioritas," ujarnya, Sabtu (24/7).
Beberapa sektor yang diyakini bisa menembus pasar ekspor di antaranya tembaga murni berupa katoda, barang perhiasan dari logam mulia, kayu lapis dengan ketebalan tidak melebihi 6 mm, dan perabotan kayu lainnya.
"Kemudian kayu dan olahannya (termasuk strip dan frieze untuk lantai papan), fraksi cair dari minyak yang dimurnikan dalam kemasan, serta udang," katanya.
Drakat optimis, semakin beragam komoditas industri yang dapat menembus pasar ekspor, akan membantu Jatim dari keterprukan ekonomi sejak pandemi.
Pemprov, kata dia, memberikan stimulus untuk meningkatkan kinerja ekspor Jatim. Beberapa yakni berupa pendampingan, bantuan konsultasi melalui hotline center dinas, pelatihan dan sosialisasi.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News