
Jatim.GenPI.co - Aplikasi Peken resmi diluncurkan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Surabaya, ratusan UMKM sudah terdaftar.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Surabaya, M. Fikser menyebut, ada ratusan toko kelontong warga yang sudah tergabung di dalam aplikasi Pemberdayaan dan Ketahanan Ekonomi Nang Suroboyo (Peken) Surabaya.
"Saat ini yang telah tergabung totalnya menjadi 277 Toko Kelontong dan UMKM," kata Fikser, Minggu (31/10).
BACA JUGA: Pemkot Surabaya Rampungkan Aplikasi Peken Versi Android
Fikser berharap jumlah itu terus mengalami peningkatan, sehingga produk-produk yang dijual toko kelontong maupun UMKM bisa terjamah kalangan luas.
Fikser juga mengungkapkan, sebelum aplikasi Peken dilaunching terdapat 230 toko kelontong yang total menghasilkan nilai transaksi mencapai Rp 2,3 miliar.
BACA JUGA: Surabaya PPKM Level 1, Omzet Pedagang SWK Disebut Mulai Meningkat
Kemudian pada Jumat (29/19) kemarin, jumlah nilai transaksi meningkat menjadi Rp 2,4 miliar, seiiring dengan bertambahnya jumlah toko kelontong dan UMKM yang bergabung.
Soal mekanisme transaksi, pihaknya juga menyediakan fitur berbasis scan QR code untuk seluruh jenis perbankan.
BACA JUGA: Pasar Kronong Kota Probolinggo Berubah Konsep Menjadi Syariah
Setiap transaksi juga akan mendapatkan report laporan yang nantinya digunakan untuk bahan evaluasi pegiat UMKM.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News