Erupsi Gunung Semeru Bawa Dampak Ekonomi, 6 Sektor Terpengaruh

Erupsi Gunung Semeru Bawa Dampak Ekonomi, 6 Sektor Terpengaruh - GenPI.co JATIM
Dok-Ketua Kadin Jatim Adik Dwi Putranto (tengah) saat memberikan keterangan pers di Graha Kadin, Jatim, Rabu (8/9/2021). (ANTARA/Malik Ibrahim)

GenPI.co Jatim - Erupsi Gunung Semeru mulai membawa dampak pada sektor ekonomi. Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur mencatat ada enam sektor yang terganggu.

Di antaranya, perkebunan, pertanian, peternakan, perdagangan, pertambangan, dan pariwisata.

"Dampaknya pada ekonomi cukup besar, karena Lumajang termasuk lumbung pangan Jatim, di sana banyak komoditas pertanian dan perkebunan yang menjadi komoditas andalan, di antaranya padi, kopi, tembakau, jagung, cabe dan tebu," kata Ketua Kadin Jatim Adik Dwi Putranto, Minggu (6/12).

BACA JUGA:  Kabar Terbaru, Pendakian Gunung Semeru Sudah Tutup 6 Bulan Lalu

Tidak hanya Lumajang, ia menyebutkan, erupsi Gunung Semeru juga berdampak di Kabupaten Malang. Sejumlah komoditas seperti sayur-sayuran, buah dan bunga yang pasti mati bila terkena abu vulkanik.

"Begitu juga dengan sektor peternakan dan pertambangan. Sebab, potensi peternakan Lumajang dan Malang juga cukup besar. Selain penggemukan sapi, di sana juga banyak populasi sapi perah yang menjadi pemasok beberapa industri susu besar," bebernya.

BACA JUGA:  Erupsi Gunung Semeru, Warga Selamatkan Hewan Ternak

Sektor pertambangan, kata dia, sebagai salah satu pusat penghasil pasir, tentu juga terganggu.
.
"Pasir Lumajang terkenal memiliki kualitas bagus dan dikirim ke beberapa daerah di seluruh Jatim seperti Surabaya, Sidoarjo dan lainnya. Tetapi setelah adanya letusan, produksinya pasti akan melimpah," ungkapnya.

Adik mengaku belum bisa memastikan berapa besar kerugian untuk sektor ekonomi tersebut.

BACA JUGA:  BPBD Lumajang Catat Ribuan Rumah Terdampak Gunung Semeru

"Belum tahu secara pasti berapa kerugiannya. Karena nilai kerusakan dan kerugian masih dalam kajian. Tetapi untuk saat ini kami konsentrasi pada penanganan bencana dan bantuan," tegasnya.

Tonton video ini:

Berita Selanjutnya