Tips Terhindar Depresi Pada Lansia, Psikiter: Hanya Ingin Dianggap Ada

Tips Terhindar Depresi Pada Lansia, Psikiter: Hanya Ingin Dianggap Ada - GenPI.co JATIM
Ilustrasi Para lansia antusias ikut lomba peringatan HUT RI ke-77 di Griya Werdha Jambangan. (foto : Diskominfo Surabaya).

GenPI.co Jatim - Menyambut Hari Lansia yang jatuh pada 29 Mei 2023, Dokter spesialis kesehatan jiwa (Psikiater) Made Wedastra mengingatkan pentingnya keluarga.

Peran keluarga di sini adalah menanggulangi depresi yang menimpa lansia.

"Jika masalahnya psikologis, lansia tidak terlalu ingin macam-macam tapi mereka hanya ingin dianggap ada," katanya, Senin (29/5).

BACA JUGA:  Jadwal Bioskop Surabaya Terbaru 27 Mei 2023, Fast X Masih Tayang

Menurut dokter yang praktik di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Bangli ini, depresi banyak dialami lansia karena beberapa hal.

Keluhan tanda-tanda depresi itu di antaranya mudah marah, perasaan tak menentu, berkata sendiri, gelisah, mengumpulkan sampah, hingga keluyuran dan tidak kembali ke rumah.

BACA JUGA:  Jadwal Bioskop Surabaya Terbaru 21 Mei 2023, Hello Ghost Masih Tayang

Selain tanda-tanda tersebut, ada pula lansia yang halusinasi dan gangguan berpikir.

"Ini terjadi karena kemampuan mereka (lansia,red) berkurang, sehingga tidak menutup kemungkinan lansia yang baru pensiun, kemudian kehilangan kebiasaan mereka bekerja atau kehilangan kendali dan takut merasa kehilangan," jelasnya.

BACA JUGA:  Salma Salsabil Juara Indonesia Idol 2023, Bidadari Probolinggo Bersuara Emas

Cara penanganan lansia yang terkena depresi ini disesuai dengan kondisi psikis pasien, misalnya obat-obatan apabila terjadi gangguan tidur, halusinasi, gelisah atau keinginan mencederai diri dan orang lain.

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Berita Sebelumnya
Berita Selanjutnya