
Anda merasa kesulitan apabila tidak melakukan suatu kegiatan dengan pasangan, tidak membalas pesan, atau berlarut-larut memikirkan apa saja perkataan dan tindakan pasangan.
2. Cinta memberi kebebasan, obsesi bersifat mengekang
Terlalu fokus pada pasangan di masa awal pacaran memang belum tentu menjadi tanda-tanda obsesif, tetapi tetap harus berhati-hati.
BACA JUGA: Daun Singkong Punya Kasiat Ajaib, Baik untuk Radang Sendi
Menurut Robert Vallerand, seorang psikolog dalam bukunya yang berjudul The Psychology of Passion: A Dualistic Model, apabila seseorang mencintai anda, itu artinya dia mempercayai anda sepenuh hati.
Cinta sejati akan selalu mengharapkan hal-hal yang terbaik datang di kehidupan pasangan. Termasuk memberikan ruang sendiri, apabila pasangan membutuhkannya.
BACA JUGA: 5 Posisi Istri di Atas Saat di Ranjang, Wajib Dicoba Malam Nanti
Lain halnya dengan obsesi. Orang yang terobsesi dengan pasangannya akan selalu dihantui perasaan tidak tenang, bahkan cemburu buta.
3. Cinta membuat berkembang, obsesi tidak
BACA JUGA: Kram Perut Setelah Begituan, Perhatikan Sebabnya
Sebuah hubungan cinta yang sehat, anda dan pasangan cenderung berkembang ke arah yang positif, baik dalam hal perkembangan diri sendiri maupun arah hubungan.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News