
GenPI.co Jatim - Anak muda bukan berarti aman dari diabetes mellitus (DM). Beberapa tahun terakhir anak mudah juga terditeksi diabetes.
Dokter spesialis penyakit dalam RSI Ahmad Yani, dr Libriansyah menyebut, banyaknya anak muda yang rutin melakukan cek medis kemudian terditeksi diabetes militus.
"Biasanya DM tipe 2 itu tua-tua, tetapi sekarang mulai banyak yang muda. Deteksi diabetes dilakukan usia muda lebih banyak karena kesadaran tes tinggi," kata dokter Libriansyah, Kamis (18/11).
BACA JUGA: Dokter Sarankan Cek Urin Saat Terindikasi Diabetes
Ia menyebut, diabetes pada anak muda ini dengan istilah coca-colanisasi. Menurutnya, diabetes pada anak muda ini karena konsumsi makanan instan, rendah serat dan tinggi kalori.
Selain pola hidup dengan minim bergerak dan tingkat stres yang tinggi juga bisa memicu diabetes mellitus.
BACA JUGA: Daftar Jus Buah yang Aman untuk Penderita Diabetes
Libriansyah menyarankan anak-anak muda untuk lebih peduli pada konsumsi sehari-harinya.
"Sebenarnya boba itu gak berbahaya karena bukan gula, tapi (bahan campuran) minumannya itu. Jadi bisa diminum menggunakan susu plain, atau tidak menggunakan gula," jelasnya.
BACA JUGA: Berikut Tanda dan Cara Mencegah Diabetes Militus dari Pakar Unair
Diabetes mellitus ini memiliki 3 gejala klasik yakni polidipsia, poliuri, dan polifagi.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News