
Nama kue tersebut terdengar asing, lantaran diadaptasi resep dari Belanda.
Meski asing, Cornelia sering menyebut beberapa kue dengan nama yang lebih mudah dihafal. Jan hagel misalnya, dia menyebutnya dengan ‘yanahel’. Pannekoeken dia sebut kue kacang atau boterkoek yang disebut kue kering aneka bentuk. Disebut begitu karena kue ini dicetak dengan cetakan khusus buatan sendiri.
“Semua kue itu tergantung dengan selera para pelanggan mau yang seperti apa,” katanya.
BACA JUGA: Nasi Jagung Pegirian, Kenyang Tak Buat Kantong Jebol
Harga kue di Toko Madjoe cukup beraneka ragam mulai dibanderol sekitar Rp 150 ribu per kilogram hingga yang paling mahal adalah kue kaastengels, per kilogramnya dijual seharga Rp 250 ribu.
“Semua makanan ini, ditaruh dalam toples kaca. Alasannya, karena toples kaca membuat kue lebih kedap udara dan membuat kualitas kue tetap renyah. Toples-toples ini juga ada yang dari Jerman dan Belanda. Sudah sejak lama kami menggunakan ini,” tambahnya. (*)
BACA JUGA: Daftar Kuliner Kaki 5 di Surabaya, Wajib Dicoba
Simak video berikut ini:
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News