
Salah satunya dengan melibatkan langsung masyarakat dalam proses penerimaan siswa.
"Jika tidak dibarengi dengan layanan yang responsif dan terbuka dari dinas pendidikan, tidak salah apabila banyak masyarakat berasumsi bahwa PPDB tahun ini akan memakan korban," kata dia.
BACA JUGA: Perhatikan, PTM SMA di Dua Zona ini Bisa Dilakukan
"Bagi yang kurang berhak mengambil jatah yang lebih berhak. Atau menjadi momen saling terkam dan saling resah antar pelajar dan orangtua murid,” imbuhnya.
Seno mendorong agar Dinas Pendidikan Surabaya lebih terbuka terhadap proses diskusi dengan pihak-pihak di luar instansinya, seperti unsur Dewan Pendidikan, DPRD, pengamat, serta komunitas orangtua murid dan pelajar. (*)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News