
Jatim.GenPI.co - Mungkin bagi orang yang bukan asli Bondowoso, nama Toko Sepatoe Tjinta masih sangat asing.
Toko Sepatoe Tjinta telah berdiri sejak 1950. Sepatu yang dijual merupakan produk sendiri.
BACA JUGA: Sarung Tenun Desa Wedani Gresik, Kualitas Ekspor
Kebanyakan sepatu yang dibuat toko tersebut terbuat dari kulit. Peminatnya banyak dari luar Bondowoso dan ekspor ke sejumlah negara.
Generasi kedua pemilik, Ishak mengatakan, terus berusaha memperhatikan kualitas bahan baku dari sepatu bikinannya.
”Baik sepatu maupun sepatu sandal merek Sepatoe Tjinta, semua kulit asli. Pembuatannya tetap manual, saya jahit dengan tangan seperti dilakukan almarhum bapak saya Asnawi,” ujarnya mengutip dari ngopibareng.id.
Ishak menceritakan, bapaknya dulu mendirikan sepatu ini sudah sejak tahun 1950-an.
"Beliau sambil berjuang, juga menyempatkan membuat sepatu yang kebanyakan pesanan orang Belanda dan Jepang,” katanya.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News