Peninggalan Freemason yang Masih Megah Berdiri di Surabaya

Peninggalan Freemason yang Masih Megah Berdiri di Surabaya - GenPI.co Jatim
Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) di Jalan Tunjungan, Kota Surabaya yang dulunya merupakan Gedung Loge de Vriendschap. Foto: GenPI/Ananto Pradana.

Jatim.GenPI.co - Tidak banyak orang yang tahu, di antara bangunan megah di Pusat Kota Surabaya terdapat sebuah gedung syarat sejarah. 

Sejarawan Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Adrian Perkasa menyebutnya sebagai bangunan yang menyimpan kisah besar. 

BACA JUGA: Gereja Merah Probolinggo, Berusia 1,5 Abad Masih Kokoh Berdiri

Gedung yang kini menjadi kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) itu merupakan loji pertama di Kota Pahlawan di masa Veerenigde Oostindische Compagnie (VOC). 

"Jadi, yang jelas berdirinya tahun 1809. Tapi, proses pendirian sudah dimulai sejak tahun 1798. Di masa VOC," kata Adrian, Minggu (1/8).

Beberapa orang mengenalnya sebagai gedung Loge de Vriendschap, dan menghubungkannya dengan organisasi Freemason.

Tanda penninggalan organisasi tersebut berada di bagian atap bangunan. 

Secara etimologi berarti free adalah kebebasan. Sedangkan mason adalah tukang batu atau bangunan. Asal katanya adalah bahas inggris. 

Berita Selanjutnya

Nusantara