Pemkot Mojokerto Serius Bawa Spirit Majapahit, Lihat Saja

Pemkot Mojokerto Serius Bawa Spirit Majapahit, Lihat Saja - GenPI.co Jatim
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari melihat pameran topeng di rumah dinas. (ANTARA/HO-Pemkot Mojokerto/IS)

Jatim.GenPI.co - Pemkot Mojokerto serius membawa spirit Majapahit, bahkan mengusung slogan 'Spirit Of Mojopahit'.

Slogan ini diluncurkan sebagai wujud komitmen serius Pemerintah Kota Mojokerto dalam menjaga warisan budaya panji.

"Kota Mojokerto menjadi bagian dari sejarah Bumi Majapahit. Sehingga jika nanti ada even tentang Budaya Panji maka Kota Mojokerto siap ikut aktif dalam pengembangannya," kata Wali Kota Mojokerto Ita Puspitasari.

BACA JUGA:  Kartolo, Sapari dan Sokran Awalnya Bukan Satu Grup Ludruk

Langkah konkrit itu kata dia, bakal diwujudkan dengan peringatan Bulan Panji September ini. Pemkot Mojokerto akan mengadakan lomba mural panji serta pagelaran panji.

"Harapan kami, Festival Panji Internasional bisa terselenggara di Kota Mojokerto sebagai bagian dari Bumi Majapahit. Karena Kerajaan Majapahit punya andil besar menyebarkan dan mempopulerkan cerita panji ini hingga ke mancanegara. Sehingga akhirnya diakui sebagai warisan Ingatan Dunia oleh Unesco," ujarnya.

BACA JUGA:  Situs Kumitir Jalani Ekskavasi Tahap 4, Fokus Pintu Gerbang

Ning Ika, sapaan akrabnya menjelaskan, dalam masa kepemimpinannya terus berusaha menjadikan Spirit of Mojopahit sebagai kekuatan. Bahwa orang membicarakan Kota Mojokerto, pasti akan ingat Kerajaan Mojopahit.

"Ini sebagai little of miracle, sebuah keajaiban kecil dari Mojokerto. Kekuatan merek yang akan dibangun untuk destinasi wisata. Ke depan, kami terus membangun keunggulan kompetitif daerah sebagai aktor penggerak bisnis," katanya.

BACA JUGA:  Film Garapan Bayu Skak Yowes Ben 3 Finishing, Kapan Tayang?

Selain itu, Spirit of Mojopahit menjadi satu kekuatan dimana Kerajaan Mojopahit tumbuh hingga mencapai 200 tahun lebih. Sehingga bagaimana memaknai dan membangkitkan kerajaan Mojopahit menjadi kejayaan yang terus bersinar di masa kini dan masa yang akan datang.

Berita Selanjutnya

Nusantara