
Jatim.GenPI.co - KONI Jawa Timur memperketat aturan protokol kesehatan kepada para atletnya. Upaya ini dilakukan untuk menjaga kesehatan atlet, sebelum dan sesudah PON XX Papua.
Ketua Harian KONI Jatim, M Nabil mengatakan, pihaknya kini tengah menerapkan protokol kesehatan yang ketat dalam masa Puslatda New Normal (PNN) yang tengah berlangsung.
BACA JUGA: Target Medali Tarung Derajat di PON Papua Tak Main-main
“Kita akan lakukan swab H-30 jelang keberangkatan untuk antisipasi seandainya ada yang kena kan bisa segera recovery dan diobati. Sehingga, saat akan berangkat kondisi atlet sudah sembuh dan bisa bertanding. Kita tak ingin kalah karena tidak bisa bertanding,” ungkap Nabil mengutip dari Ngopibareng, Minggu (22/8).
BACA JUGA: Target Tinggi Presiden Arema FC, Bonus Siap Mengucur Deras
Ketatnya prokes yang dilakukan KONI Jatim tak sampai disitu saja, mereka juga melarang atlet untuk berinteraksi dengan orang luar selama PNN. Termasuk dilarang menggelar uji coba sebagai antisipasi agar tidak terjadi penularan Covid-19.
Atlet dan pelatih dilarang pulang ke rumah atau pergi jalan-jalan meskipun kondisi sebaran Covid-19 di Surabaya sudah melandai.
BACA JUGA: KONI Situbondo Pede Sepak Takraw Gondol Medali
Kemudian, sesuai aturan dari bandara dan Panitia Besar (PB) PON yakni setiap atlet yang berangkat harus dalam kondisi sehat dengan bukti negatif hasil swab. Serta sudah mengikuti program vaksinasi.
BACA JUGA: KONI Situbondo Pede Sepak Takraw Gondol Medali
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News