
GenPI.co Jatim - Wisata kampung tematik yang ada di Kota Malang terus terpuruk akibat minimnya kunjungan wisatawan.
Hal tersebut mengakibatkan tujuh wisata kampung tematik mati suri akibat kondisinya yang tak terawat.
Ketua Kelompok Sadar Wisata Kota Malang Isa Wahyudi menuturkan tujuh wisata kampung tematik yang mati suri adalah Kampung Bambu Mewek, Kramat Kasin, Wisata Aeng Wonokoyo, Rolakku Indah dan Lampion Wangi.
BACA JUGA: 29 Anak Komodo Tambah Koleksi Kebun Binatang Surabaya
Ketujuh kampung tersebut pun mengalami kerusakan di beberapa spot yang menjadi daya tarik kampung tematik.
"Daya tariknya ada yang rusak, bahkan sampai hilang dan tidak ada lagi proses pergantian," ucap pria yang akrab di sapa Ki Demang ini kepada GenPI.co Jatim, Kamis (30/6).
BACA JUGA: Ekskavasi Arca Dwarapala, Usaha Arkeolog Pecahkan Teka-Teki
Selain itu, secara kelembagaan kampung tematik yang berganti menyebabkan proses perkembangan kampung tidak berjalan maksimal. Kemudian, koordinasi dengan pihak kelurahan yang cenderung kurang peduli menjadi penghambat proses perkembangan kampung.
"Beberapa kampung tidak melakukan terobosan dengan kampung lain untuk sharing mengenai kunjungan wisata," katanya.
BACA JUGA: 7 Tempat Wisata di Malang yang Cocok untuk Liburan Sekolah
Penyebab mati suri yang paling krusial, menurut Ki Demang adalah tidak adanya bantuan sarana dan prasarana serta infrastruktur dari pemerintah untuk pemeliharaan kampung. Padahal, jika ada campur tangan pemerintah kampung tematik menjadi salah satu tolak ukur kebangkitan wisata Kota Malang.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News