Bupati Maryoto Buka Penyebab Wisata di Tulungagung Kurang Populer

Bupati Maryoto Buka Penyebab Wisata di Tulungagung Kurang Populer - GenPI.co Jatim
Foto dok-Bupati Tulungagung Maryoto Birowo didampingi staf melihat dari dekat kondisi bangunan dam Cluwok yang sebelumnya sempat terpendam dalam tanah, di Desa Bono, Tulungagung, Senin (22/3/2021). (FOTO ANTARA/HO-Humas Pemkab Tulungagung)

Jatim.GenPI.co - Tulungagung memiliki banyak potensi pariwisata dan ekonomi kreatif yang layak untuk dikembangkan. 

Bupati Tulungagung Maryoto Birowo mengatakan, wilayahnya memiliki sejumlah destinasi wisata yang cukup menarik. 

BACA JUGA: Kedung Tumpang Tulungagung, Pantai Eksotis dengan Kolam Air Asin

Di antaranya, Waduk Wonorejo, Ranu Gumbolo, Pesanggrahan Argo Wilis, Desa Wisata Banaran, Desa Wisata Kendalbulur, serta sejumlah pantai dan air terjun.

"Tulungagung juga dikenal memiliki hasil bumi yang kaya seperti kopi, hasil ternak lele, ikan patin, dan susu sapi. Selain itu, Tulungagung pun dikenal dengan kesenian Reog Kendang, kerajinan Batik Tulungagung, serta kuliner," ujarnya disela Webinar 'Disposisi Mas Menteri: Diskusi Santuy Potensi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Tulungagung', Jumat (30/7). 

Hanya saja, Maryoto mengakui, potensi pariwisata tersebut butuh dipoles lagi. Sarana dan prasarana pendukung masih terbilang sangat minim. 

Ia tak memungkiri sektor infrastruktur seperti jalan sebagai akses menuju tempat wisata terbilang kurang. "Kami keterbatasan anggaran untuk memperbaikinya," kata Maryoto.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno berjanji akan berkolaborasi dengan pemerintah daerah untuk membuka peluang sebesar-besarnya. 

Berita Selanjutnya

Nusantara