
"Dari penggunaan padi yang baik itu, seperti tahun sebelumnya target kami yang dihasilkan 15 ton per hektar. Sementara luasan sawah baku ada 48 hektar. Dan capaian kemarin 14,8 ton," katanya.
Di tahun 2022, akan dilakukan penanaman lagi 50 kektar sawah baku yang tersebar tujuh kecamatan. Di sisi lain, Iklim masih menjadi tantangan tersendiri bagi petani. Sementara padi impor diupayakan bisa diminimalisir.
"Jadi jangan sampai impor luar mengganggu dari hasil padi kita," imbuhnya. (*)
BACA JUGA: Awal 2022, PTPN XI Target Giling Tebu Naik, Angkanya Sebegini
Heboh..! Coba simak video ini:
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News