Dua Daerah ini Tak Ajukan Beras Cadangan, Kenapa?

Dua Daerah ini Tak Ajukan Beras Cadangan, Kenapa? - GenPI.co Jatim
Arsip - Pekerja menata beras bantuan sosial (bansos) sebelum didistribusikan ke masyarakat di gudang Badan Urusan Logistik (Bulog) Subdivre Kediri, Kediri, Jawa Timur, Rabu (2/9/2020). ANTARA FOTO/Prasetia Fauzani/aww.

Jatim.GenPI.co - Dua daerah ini tak ajukan pemanfaatan beras cadangan saat pandemi Covid-19 di wilayah Urusan Logistik (Bulog) Sub Divisi Regional Kediri, Jawa Timur.

"Beras bencana (cadangan beras pemerintah) masih. Kami sudah koordinasi dengan dinas di kabupaten/kota terkait yang mau mengambil cadangan beras pemerintah untuk bencana Covid-19 ini. Yang sudah koordinasi itu Kabupaten Nganjuk, sedangkan Kota dan Kabupaten Kediri belum," kata Kepala Badan Urusan Logistik (Bulog) Sub Divisi Regional (Subdivre) Kediri Mara Kamin Siregar, Minggu (18/7) kemarin.

BACA JUGA: Penyuluh Pertanian, Wajib Kuasai Teknologi

Ia mengatakan belum diambil beras cadangan salah satunya karena masih banyak bantuan. Namun, stok tetap aman dan bisa diambil sesuai kebutuhan.

Sementara, saat ini stok di gudang Bulog Kediri sekitar 12.200 ton masih mencukupi hingga 2021.

Stok di gudang tersebut juga untuk berbagai macam kebutuhan termasuk untuk penyaluran bantuan kepada keluarga penerima manfaat.

Walaupun stok masih melimpah, Mara Kamin menegaskan pengadaan beras dan gabah hingga saat ini masih terus dilakukan. Bulog menggandeng mitra untuk kebutuhan penyerapan gabah dari petani dengan harga yang telah ditetapkan atau harga pembelian pemerintah (HPP).

BACA JUGA: Jagoan Tani Masuk Fase Mentoring, Peserta Antusias

Berita Selanjutnya

Nusantara