Petani Buah Naga di Banyuwangi Rasakan Manfaat Puting Sinaga

Petani Buah Naga di Banyuwangi Rasakan Manfaat Puting Sinaga - GenPI.co Jatim
Ilustrasi-Petani memanen buah naga. Foto: Laman Kominfo Jatim

Jatim.GenPI.co - Petani buah naga di Banyuwangi, Edi Purwoko merasakan manfaat adanya Penggunaan Lampu Tingkatkan Produksi Buah Naga (puting sinaga).

Ia mengatakan, sebelum ada inovasi tersebut, buah naganya hanya bisa dipanen semusim saja. Itupun harga di pasaran tidak bersahabat dimana per kilogramnya Rp 2-3 ribu saja.

BACA JUGA: Puting Sinaga Banyuwangi Masuk Top 99 Kementerian PAN-RB
 
"Sekarang dengan adanya inovasi ini perekonomian meningkat. Permintaan buah naga dari luar Banyuwangi luar biasa meningkat. Bahkan adanya pandemi tidak berdampak terhadap proses produksi dan permintaan pasar," kata Edi Purwoko mengutip dari laman Pemkab Banyuwangi.

"Pengiriman buah tetap berjalan lancar. Kami sampai mempekerjakan tenaga kerja dari wilayah di luar Banyuwangi," terang Edi yang juga menjabat sebagai Ketua Asosiasi Petani Buah Naga Banyuwangi (Panaba).

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Azwar Anas menyebut, inovasi ini sebagai ikhtiar yang dilakukan untuk meningkatkan produksi buah naga.

"Kami berharap ini bisa menginspirasi petani buah naga lainnya. Sehingga produksi meningkat dan mampu meningkatkan perekonomian keluarga," kata Ipuk.

Sementara itu, inovasi Puting Sinaga dari Banyuwangi itu berhasil masuk Top 99 Kompetisi Sistem Inovasi Pelayanan Publik (Sinovik) yang digelar oleh Kemenpan RB.

BACA JUGA: Beras Pisang, Makanan Alternatif Pengganti Nasi

Berita Selanjutnya

Nusantara