Tanggap Darurat Pasca Gempa, Pesan Khofifah Tak Bisa DIabaikan

11 April 2021 08:00

Jatim.GenPI.co - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendorong pemerintah daerah yang terkena dampak gempa, khususnya Lumajang dan Malang untuk menetapkan masa tanggap darurat bencana selama 14 hari kedepan. 

Dikutip dari channel Youtube Antara Jatim, penetapan masa tangap darurat ini untuk merekontruksi kerusakan sekibat gempa. 

BACA JUGA: Ngeri! Versi BNPB 300 Lebih Rumah Rusak Dampak Gempa Malang

Rehabilitasi masjid dan musola diutamakan di kawasan yang terdampak gempa, Mengingat dua hari lagi sudah memasuki Ramadan. 

KHofifha yang juga mantan menteri sosial itu mengungkapkan bela sungkawa terhadap korban yang meninggal dunia. "Saya rasa kami berduka atas korban yang meninggal," ujar Khofifah, Sabtu (10/4). 

Data yang masuk ke KHofifah, sebanyak 8 orang meninggal dunia akiibat gempa tersebut. 

"Ini tadi update dari pak bupati kalau lumajang terkonfirmasi 5 orang, kalau malang terkonfirmasi ke saya 3 orang," katanya.  

Terpisah, Bupati Lumajang Thoriqul Haq langsung meninjau langsung lokasi pasca bencana gempa bumi di beberapa wilayah. 

Salah satunya di Desa Sidomulyo Kecamatan Pronojiwo, dan Desa Kaliuling Kecamatan Tempursari, Lumajang. 

BACA JUGA: Dasyatnya Gempa, Atap Gedung DPRD dan RSUD di Blitar Ambrol

"Saya malam ini melihat langsung kondisi pasca gempa dan memastikan bahwa seluruh siaga kebencanaan telah disiapkan," kata Thoriq mengutip portalberita.lumajangkab.go.id.

"Termasuk ada beberapa kebutuhan yang harus di prioritaskan misalnya bahan makanan dan kebutuhan alat memasak, karena ada beberapa dapur warga yang habis total sehingga tidak bisa memasak," katanya lagi. (*)

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Redaktur: Baehaqi Almutoif

BERITA TERKAIT

Copyright © 2024 by GenPI.co JATIM