Industri Tembakau Jatim Datangkan Cuan, Kadin Tingkatkan Ekspor

19 Juni 2022 01:00

GenPI.co Jatim - Kamar dagang dan industri (Kadin) Jatim mendorong perluasan pasar ekspor tembakau dengan memfasilitasi industri hasil tembakau melalui pengujian sertifikasi mutu produk yang dihasilkan.

Ketua Kadin Jawa Timur Adik Dwi Putranto mengatakan, sertifikasi mutu barang sangat penting agar produk hasil tembakau dari Jatim bisa diterima pasar luar negeri.

"Apalagi Jatim adalah salah satu provinsi penghasil tembakau terbesar di Indonesia," ujar Adik, yang juga pengusaha asal Kota Batu.

BACA JUGA:  Jembatan Pengubung Desa Ambrol, 4 Bulan Tak Kunjung Diperbaiki

Lanjutnya, sertifikasi mutu barang tersebut bisa disesuaikan dengan permintaan pembeli dari luar negeri.

Sehingga, produk yang dihasilkan tidak akan mengalami kesulitan dalam proses ekspor ke negara tujuan.

BACA JUGA:  Apotek Komunitas Manjakan Warga Surabaya yang Membutuhkan Obat

Adik juga mengapresiasi langkah Pemprov Jatim yang menggelar Gebyar Layanan Pengujian Setifikasi Mutu Barang-Lembaga Tembakau Jember atau PSMB-LT Jember pada Kamis (16/6).

"Kegiatan ini sangat bagus dan dilaksanakan di daerah penghasil tembakau, seperti Probolinggo, Pamekasan, agar petani paham langkah apa yang harus dilalui agar mutu produknya terjamin dan bisa diekspor ke berbagai negara," katanya.

BACA JUGA:  E-Sports Blitar Target 3 Emas di Porprov Jatim 2022

Menurutnya, kualitas produk tembakau di Jatim sangat bagus dan sudah ada beberapa yang telah diekspor.

Kadin Jatim, akan berupaya membantu industri terkait untuk mencari pasar baru melalui Export Center Surabaya (ECS).

"Kami dorong mereka mencari pasar baru melalui ECS . Kami juga mengajak industri hasil tembak mengikuti pameran pertanian INAGRO Expo 2022 yang akan kami gelar pada bulan Agustus 2022 mendatang," katanya.

Sementara potensi industri hasil tembakau di Jatim sesuai catatan Dirjen Bea Cukai, pada tahun 2019 terdapat 425 perusahaan pengolahan tembakau yang mempekerjakan lebih dari 80 ribu tenaga kerja.

Industri tersebut menghasilkan cukai sebesar Rp104,56 triliun atau setara 63,42 persen dari total penerimaan cukai hasil tembakau secara nasional yang mencapai Rp164,87 triliun. (ant)

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Redaktur: Fitra Herdianariestianto

BERITA TERKAIT

Copyright © 2024 by GenPI.co JATIM