GenPI.co Jatim - Tim SAR berhasil menemukan bapak dan anak yang sebelumnya dikabarkan hilang tersapu ombak di Pantai Pundak Blitar dalam kondisi meninggal dunia.
Kedua jenazah tersebut ditemukan dalam waktu berbeda. Tim SAR menemukan korban pertama berusia 13 tahun di titik koordinat 8°19'38"S 112°12'10"E, pada Sabtu (25/6).
Usai ditemukan, korban langsung dievakuasi menuju Puskesmas Panggungrejo.
Sementara, pada Rabu (29/6) korban kedua beratas nama Sumaji (46) akhirnya berhasil ditemukan pada jarak sekitar 8 nautical mile (NM) dari titik awal lokasi kejadian.
Jenazah tersebut ditemukan sekitar pukul 14.30 dalam posisi terjepit diantara tebing karang. Selanjutnya, tubuh korban dievakuasi menuju RSUD Mardi Waluyo, Blitar.
"Kemudian, pukul 16.35 dinyatakan bahwa jenazah yang ditemukan merupakan korban yang dicari," kata Kepala Kantor SAR Surabaya Hari Adi Purnomo melalui keterangan tertulis, Rabu (29/6).
Lanjutnya, kedua korban diduga terjatuh lantaran terhantam ombak saat memancing pada Jumat (24/6) sore.
"Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Surabaya memberangkatkan 1 tim rescue Pos SAR Trenggalek untuk upaya pencarian 2 korban," jelasnya.
Hari menerangkan, proses pencarian dilakukan dengan cara membagi tim menjadi tiga Search and Rescue Unit (SRU).
Lebih lanjut, petugas yang tergabung di dalam SRU 1 melakukan pencarian di perairan dengan menggunakan perahu nelayan. Luar area pencarian sekitar 2,5 NM.
"SRU 2 dan SRU 3 merupakan SRU darat yang melakukan penyisiran diantara karang tebing, serta menyebarkan kabar hilangnya kedua korban dengan harapan warga sekitar yang menemukan korban dapat melaporkan kepada petugas SAR gabungan," ujarnya. (*)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News