GenPI.co Jatim - Program penguatan karakter itu bakal diberikan Dinas Pendidikan (Dispendik) Surabaya dengan mengganti dua jam pelajaran di sekolah.
"Jam belajar selesai pukul 12.00 WIB dan penguatan sampai pukul 14.00 WIB," kata Kepala Dispendik Surabaya Yusuf Masruh, Sabtu (22/10).
Dia menyontohkan, beberapa program penguatan karakter untuk pelajar di antaranya, menari, mengaji, melukis dan lain sebagainya.
Program ini, kata Yusuf, sesuai dengan instruksi Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi yang menilai jam pelajaran sekolah terlalu panjang dan membuat aktivitas sosial di sekolah berkurang.
"Agar fresh, pulang anak-anak sudah tidak ada beban mengerjakan PR," lanjutnya.
Membebaskan pelajar SD hingga SMP dari pekerjaan rumah (PR) bakal dimulai pada 10 November 2022 atau bertepatan dengan Hari Pahlawan.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meminta PR tidak boleh membebani siswa sebab pihaknya saat ini mengedepankan proses pertumbuhan karakter siswa. (ant)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News