GenPI.co Jatim - Petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) membongkar tumpukan sampah dan barang bekas dari rumah salah satu warga Surabaya yang ada di Jemur Gayungan.
Tumpukan sampah tersebut diduga telah menumpuk di teras hingga dalam rumah selama puluhan tahun.
Saat petugas tengah membersihkan sampah yang menumpuk itu, ibu pemilik rumah memilah baju, kain, dan perabotan yang menurutnya masih layak dipakai.
"Sampah sudah dikeluarin kok malah dipilihi dimasukin rumah lagi," kata seorang ibu yang menonton petugas DLH Surabaya mengangkut sampah dikutip dari Ngopibareng.id, Rabu (15/2).
Menurut warga lainnya, tumpukan sampah dan barang bekas juga ada di dalam rumah tersebut. Ada tiga kamar yang di dalamnya juga terdapat sampah.
Warga juga menyampaikan bahwa sampah-sampah tersebut tidak pernah dijual dan hanya dibiarkan di rumah.
"Barang bekasnya disimpan bukan dijual. Akhirnya numpuk jadi sampah. Ini melebihi tukang rombeng," kata warga tersebut.
Tumpukan sampah yang menggunung itupun membuat resah warga sekitar. "Kalau hujan khawatirnya sampahnya hanyut ikut rembes ke sumur. Jadi kotor dan bau sumurnya," kata warga lainnya.
Pembongkaran sampah di salah satu rumah warga tersebut juga disaksikan Wakil Wali Kota Surabaya Armuji.
Kabarnya, Armuji menjanjikan untuk bedah (renovasi) rumah warga tersebut pada bulan depan. (*)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News