GenPI.co Jatim - Pengurus rukun warga (RW) di Kota Surabaya bisa sedikit tersenyum. Pasalnya, Pemkot menganggarkan Rp 57,6 miliar dalam APBD 2022.
Wakil Ketua Komisi A DPRD Kota Surabaya, Camelia Habiba mengatakan, anggaran tersebut merupakan bentuk apresiasi kepada jajaran pengurus RW selama masa pandemi Covid-19.
Rencana alokasi anggaran untuk RW di Kota Surabaya itu muncul dalam agenda pembahasan APBD 2022.
"Alokasi anggaran Rp 57,6 miliar untuk RW ini kami alokasikan untuk perlengkapan, inventaris lainnya seperti terop, 20 set kursi lipat, 2 meja, sound system, PC Komputer plus printernya, LCD proyektor untuk menunjung kinerja RW yang saat ini harus berbasis digital," ujarnya, Selasa (9/11).
Ia menyebut, dana tersebut juga untuk optimalisasi kinerja para jajaran RW, termasuk saat mengikuti rapat bersama wali kota, DPRD, dan camat.
"Intinya kinerja RW bisa optimal karena ada fasilitas perlengkapan penunjang nya," katanya.
Politisi PKB ini mengungkapkan, terkait sistematis bantuan yakni anggaran tersebut bakal didistribusikan ke setiap kecamatan. Kemudian didistribusikan kepada setiap RW.
"Jadi ini tidak berupa uang namun barang, karena inikan bukan hibah melainkan bantuan apresiasi," katanya.
Sementara untuk unit lebih kecil seperti RT, dirinya mengungkapkan akan melihat dulu jumlahnya di masing-masing RW.
Khusus untuk RW dengan jumlah RT lebih dari 10 akan diberikan dua paket. Habibah menerangkan, tiap paketnya teridir dari 1 tenda, 20 kursi lipat, 2 meja.
"Yang pasti bantuan ini untuk menunjang pelayanan di tiap RW-RW di Surabaya." tegasnya. (*)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News