
GenPI.co Jatim - Pemerintah Kota Surabaya menggelar operasi pasar minyak goreng sejak tanggal 12-28 Januari 2022 lalu. Namun, hingga saat ini masih ada sejumlah warga yang kesulitan untuk mendapatkan minyak goreng.
Pemkot Surabaya akhirnya memperpanjang operasi minyak goreng. Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengatakan, operasi pasar sudah berlangsung di beberapa wilayah kelurahan.
"Operasi pasar tetap dilanjutkan," kata Eri di Balai Kota Surabaya, Jumat (4/2).
BACA JUGA: Pesan Wali Kota Malang ini Penting, UMKM Harus Punya Merek
Penerapan operasi pasar minyak goreng ini sekaligus menunggu hasil koordinasi dengan pemerintah pusat.
"Tapi janji pak menteri ada curah Rp11 ribu itu yang lagi kita koordinasikan," ujarnya.
BACA JUGA: Entitas Keuangan Digital di Jatim Masih Mampu Tumbuh di 2021
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan (Dinkopumdag) Fauzie Mustaqiem Yos mengatakan, masyarakat punya animo cukup besar terhadap program operasi pasar.
"Rata-rata di operasi pasar itu kami siapkan kurang lebih 200 sampai 2 ribu liter per kelurahan," jelasnya.
BACA JUGA: Jatim Paling Diuntungkan dengan IKN, Pakar Unair Beri Saran
Pihaknya masih menunggu arahan penerapan regulasi harga minyak dari Kementerian Perdagangan (Kemendag).
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News