Dokter Hewan Unair Beri Tips Obati Ternak Kena PMK, Manjur

Dokter Hewan Unair Beri Tips Obati Ternak Kena PMK, Manjur - GenPI.co JATIM
Ilustrasi-Pemeriksaan kesehatan sapi-sapi milik peternak di Kota Surabaya. (foto : Diskominfo Surabaya).

GenPI.co Jatim - Ketua tim khusus penyakit mulut dan kuku (PMK) Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Universitas Airlangga/Unair Prof. Fedik Abdul Rantam drh menyebut, sapi dan hewan ternak yang terserang wabah PMK bisa disembuhkan.

Dia menyarankan, beberapa bagian tubuh hewan yang terpapar PMK harus rutin dibersihkan untuk membantu mempercepat proses penyembuhan.

Bagian kaki hewan yang terserang PMK misalnya, bisa disemprot menggunakan kalium permangatan atau KMn04 untuk membersihkan luka.

BACA JUGA:  Wabah PMK Tak Pengaruhi Harga Sapi di Malang, Ingin Beli Cek Dulu

Hal tersebut dinilai efektif guna mengatasi wabah tersebut.

"Bagian mulutnya bisa dicuci dengan NaCl 1 persen atau 2 persen, itu bisa bersih dan bisa mempercepat penyembuhan sapi," ujarnya, Minggu (15/5).

BACA JUGA:  Wabah PMK Terdeteksi, Penjualan Daging di Kota Malang Merosot

Pencegahan wabah PMK bisa dilakukan dengan melakukan penyemprotan disinfektan pada bagian dinding dan lantai kandang hewan ternak.

Sementara itu, juru bicara tim PMK FKH UNAIR Prof. Mustofa Helmi Effendi drh menambahkan, virus PMK punya tingkat penularan yang tergolong tinggi pada hewan berkuku belah dan tak menular ke manusia.

BACA JUGA:  Daging PMK Aman Dikonsumsi? Begini Penjelasan dari Pakar Unair

Oleh karena itu, daging maupun jeroan sapi yang terkena PMK aman untuk dikonsumsi. Namun, tetap harus dimasak sampai benar-benar matang.

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Berita Selanjutnya