Data Kematian Ibu Melahirkan Dinkes Tulungagung Bikin Melongo

Ilutrasi periksa ibu hamil (Foto: Antara)
Ilutrasi periksa ibu hamil (Foto: Antara)

GenPI.co - Kabid Kesehatan Masyarakat Dinkes Tulungagung Sri Lestari Ningsih mengingatkan pentingnya periksa kandaungan bagi ibu hami. 

Sri menilai, pemeriksaan rutin dapat menekan angka kematian ibu hamil. "Dengan rutin memeriksakan diri, kami berharap jumlah kematian ibu-bayi bisa diturunkan,"ujar Sri, Jumat (5/3). 

BACA JUGA: Pemkab Banyuwangi Sudah Vaksin Nakes dan Pelayan Publik

Dinas Kesehatan Tulungagung memang tengah menggencarkan sosialisasi tentang pentingnya periksa diri bagi ibu hamil ke Posyandu, puskesmas ataupun klinik layanan kesehatan lain. 

Sri berharap tidak terjadi lagi kasus kematian ibu ataupun bayi dalam proses atau menuju persalinan hanya karena yang bersangkutan berikut keluarganya, abai dalam memeriksakan kesehatan selama periode hamil.

Data Dinas Kesehatan Tulungagung tahun 2019 tercatat ada 11 ibu meninggal saat melahirkan, dan 126 bayi meninggal.

Jumlah itu meningkat setahun berikutnya. Angka kematian ibu melahirkan sebanyak 15 orang. Sedangkan jumlah bayi meninggal tahun 2020 mencapai 146 anak. 

Untuk angka kematian ibu melahirkan, lima orang disebabkan pre-eklamsia, tiga orang hypertensi dan sisanya akibat sebab lain seperti pendarahan atau gangguan kelahiran.


Redaktur : Baehaqi Almutoif

BERITA LAINNYA