Ingin Gratisan dan Upah, Pria Ini Harus Berhadapan dengan Polisi

Ingin Gratisan dan Upah,  Pria Ini Harus Berhadapan dengan Polisi - GenPI.co Jatim
Tersangka kurir sabu di Kota Malang. Foto: Ngopibareng.id/Istimewa

Jatim.GenPI.co - Demi bisa menikmati sabu secara gratis, pria berinisial MA (37) warga Jalan L.A Sucipto, Kecamatan Blimbing, Kota Malang rela menjadi kurir. 

Imbalan sekali mengantarkan sabu memang cukup besar, tetapi risikonya MA harus berurusan dengan polisi. 

BACA JUGA: Pak Kiai Bikin Geleng-geleng Satgas Penanganan Covid-19 Jember

Kaur Bin Ops Satreskoba Polresta Malang Kota, Iptu Bambang Heryanta mengatakan, tersangka menjadi kurir karena tergiur dengan imbalannya. 

Tidak hanya bisa mengkonsumsi narkotika jenis sabtu, tetapi juga upah sejumlah uang. 
 
"Tersangka mengaku untuk pengiriman satu ons sabu, akan mendapat upah Rp 2 juta. Selain itu, MA juga bisa memakai sabu secara gratis," ujarnya mengutip dari Ngopibareng.id, Sabtu (31/7). 

Kepada polisi MA mengaku mengdapat barang haram tersebut dari seorang berinisial RD yang saat ini masih buron. 

RD yang memerintah MA untuk mengirim sejumlah sabu tersebut dengan sistem ranjau di daerah Sukorejo, Pasuruan.

"Tersangka ini sudah tiga kali mendapat kiriman sabu dari RD untuk dikirim ke pembeli," katanya.

Berita Selanjutnya

Nusantara