
GenPI.co Jatim - Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menelurkan inovasi. Terbaru, kampus yang ada di Surabaya itu membuat alat pemantau sinyal Electro Encephalography (EEG) untuk penderita stroke.
ITS menggandeng dua rumah sakit untuk mengembangkan alat ini, yakni Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Soetomo dan Rumah Sakit Universitas Airlangga (RSUA).
Ketua tim penelitian Dr Adhi Dharma Wibawa mengatakan, gejala penyakit stroke mampu menimbulkan kerusakan pada sistem motoring seseorang. Karenanya butuh pemantauan berkala untuk meningkatkan akurasi diagnosisnya.
BACA JUGA: Mahasiswa ITS Surabaya Gagas Bahan Bakar Sintetis
Motoring tersebut bisa dilihat berdasarkan sinyal listrik yang terdapat di otak manusia atau (EEG).
EEG akan selalu muncul ketika setiap manusia melakukan pergerakan aktivitas, seperti mengingat, mendengarkan, dan menggerakkan anggota tubuh.
BACA JUGA: ImmersITS, Modul Belajar Asik Melalui VR Ciptaan ITS Surabaya
Untuk melakukan analisis EGG, pasien diminta melakukan beberapa pergerakan fisik oleh tenaga kesehatan.
"Pasien hanya perlu menggunakan alat di kepala, lalu elektroda yang mengenai kulit kepala akan menangkap dan menguatkan sinyal EEG," kata Adhi melalui keterangan tertulis, Jumat (14/1).
BACA JUGA: Canggihnya Kapal Pesiar Seasando Rancangan Mahasiswa ITS Surabaya
Sinyal listrik yang dihasilkan oleh otak punya jumlah yang kecil, skalanya mikro volt.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News