Perayaan Yadnya Kasada di Bromo Terbatas, Hanya Warga Tengger

Perayaan Yadnya Kasada di Bromo Terbatas, Hanya Warga Tengger - GenPI.co Jatim
Foto dok. Semua warga Tengger yang merayakan Kasada wajib menjalani tes cepat antigen di pintu masuk Pura Luhur Poten Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Kamis (24/6/2021). (ANTARA/ HO - Diskominfo Kabupaten Probolinggo)

Jatim.GenPI.co - Pelaksanaan Yadnya Kasada di Gunung Bromo dilakukan secara terbatas karena kegiatan itu hanya untuk warga Tengger dan tertutup bagi wisatawan.

Peraturan tersebut diberlakukan guna mencegah penyebaran Covid-19, warga Tengger yang menghadiri Kasada wajib rapid tes antigen.

BACA JUGA: Baru! Rabiku Mung Sewengi Tersedia di JPNN Musik, Siap Bergoyang

"Perayaan Yadnya Kasada tahun 2021 dilaksanakan secara terbatas tanpa dihadiri wisatawan terkait dengan situasi pandemi Covid-19 dan mengantisipasi adanya klaster Yadnya Kasada," kata Kepala Diskominfo Probolinggo Yulius Christian, Jumat (25/6).

Perayaan Yadnya Kasada adalah sebuah upacara adat umat Hindu masyarakat Tengger yang diselenggarakan setiap tahun pada hari ke 14 bulan Kasada dan upacara yang selalu berlangsung saat bulan purnama.

Tradisi Melasti di Pura Luhur Poten itu terlaksana sebelum prosesi acara atur sungguh pada perayaan Yadnya Kasada dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

"Panitia Kasada mengikuti tes cepat antigen di pos kesehatan tepatnya di pintu masuk Pura Luhur Poten, sehingga seluruh warga Tengger yang mengikuti Kasada harus di swab antigen," katanya.

Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi berpesan agar kegiatan Yadnya Kasada itu menerapkan protokol kesehatan agar bisa melindungi masyarakat dari penyebaran virus corona khususnya di wilayah Kecamatan Sukapura.

Berita Selanjutnya