Pandemi, Jatim Park Kelimpungan Penuhi Biaya Operasional Rp 4 M

Pandemi, Jatim Park Kelimpungan Penuhi Biaya Operasional Rp 4 M - GenPI.co JATIM
Ilustrasi - Pengunjung Museum Angkut sebelum pandemi Covid-19. (ANTARA/Vicki Febrianto)

Jatim.GenPI.co - Jatim Park Group tidak kuasa menanggung biaya operasional selama penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). 

Pandemi benar-benar menggerus pendapatan tempat wisata buatan yang ada di Kota Batu tersebut. 

BACA JUGA: 10 Hotel di Kota Batu Menyerah, Karyawan Dirumahkan Sementara

Manager Marketing dan Public Relation Jatim Park Group, Titik Ariyanto menyebut, setiap bulannya harus mengeluarkan biaya operasional hingga miliaran rupiah. 

"Itu setiap bulan kami keluarkan sekitar Rp 2-4 miliar, sebelum pandemi ya nggak kerasa. Tapi sejak pandemi 1,5 tahun ini sangat berat," ujarnya mengutip dari Ngopibareng, Sabtu (7/8). 

Biaya sebesar itu, kata dia, untuk operasional perawatan wahana wisata, memberi makan satwa, dan membayar gaji karyawan.

Titik mengaku harus memutar otak untuk memangkas biaya operasional. Porsi paling besar yakni gaji karyawan. Sektor itu saja harus mengeluarkan dana sebesar Rp 2 miliar. 

Beberapa waktu lalu, Jatim Park Group pun telah melakukan efisiensi jumlah karyawan dari 2.500 orang menjadi 1.700 karyawan saja. "Ya mau gimana lagi, buat menggaji mereka masih susah," tegasnya. 

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Berita Selanjutnya