Petani Tembakau Lamongan Bisa Tenang, ini Sebabnya

05 Oktober 2021 06:30

Jatim.GenPI.co - Petani tembakau di Lamongan kini bisa tenang, sebab pemkab setempat bakal melakukan mitigasi risiko budi daya tembakau bagi petani.

"Ayo saling me-support agar tembakau Lamongan tetap berkualitas. Seperti aspirasi yang disampaikan para perwakilan petani, pemerintah akan berupaya untuk memberikan solusi-solusi terbaik. Seperti mengusahakan adanya asuransi," kata Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengutip dari laman Pemkab Lamongan, Selasa (5/10).

"Ini mengantisipasi apabila terjadi gagal panen. Termasuk jalan juga diprioritaskan," lanjutnya.

BACA JUGA:  Petani Bawang Merah Gigit Jari, Gagal Panen

Senada dengan bupati, Kadis Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan (TPHP) Lamongan Sukriyah menuturkan bahwa pihaknya akan melakukan langkah mitigasi risiko budi daya tembakau bagi petani.

"Kami berusaha untuk memberi yang terbaik. Seperti asuransi dan subsidi harga. Namun terlebih dahulu akan dilakukan survey ke lapangan," katanya.

BACA JUGA:  Keren! Jember Jadi Pusat Kopi Robusta Terbaik Indonesia

"Kedepannya, pada tahun 2022 kami telah menganggarkan dari sumber Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) untuk digunakan dana asuransi petani dan subsidi harga," ungkap Sukriyah.

Di Desa Sumberagung, Lamongan sendiri bisa melakukan panen atau petik daun tembakau seluas 118 hektare dengan jenis tembakau virginia.

BACA JUGA:  Kabar Baik Buat Petani di Jatim, Hamdalah

Saat ini luas panen tembakau di Kabupaten Lamongan telah mencapai 4.584 hektare dengan produksi 5.489 ton.

Harga komoditas tembakau rata-rata mencapai Rp 20.000 - Rp 25.000 rajang kering.

Sementara untuk pemasaran paling besar ke HM Samoperna dan PT Sadhana. (*)

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Redaktur: Fitra Herdianariestianto

BERITA TERKAIT

Copyright © 2024 by GenPI.co JATIM