
GenPI.co Jatim - Anggota DPRD Kota Surabaya Tjutjuk Supariono meminta pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 100 persen dibarengi dengan adanya fasilitas PeduliLindungi.
Dia menyebut, fasilitas PeduliLindungi itu sebagai langkah kontrol atas kapasitas yang ada di sekolah.
"Kita kan juga ingin cek kapasitas murid di dalam," ujar Tjutjuk saat dihubungi GenPI.co Jatim, Minggu (9/1).
BACA JUGA: Dinkes Kota Batu Gencar Tracing, Antisipasi Omicron
Apalagi penerapan PTM masih diselimuti oleh merebaknya virus Covid-19.
Oleh karena itu, scan QR Code tersebut kata Tjutjuk menjadi barang penting yang harus tersedia.
BACA JUGA: PTM 100 Persen Berjalan, DPRD Surabaya Ingatkan Syarat Penting
"Untuk PeduliLindungi ya perlu, karena posisinya masih seperti ini," tegasnya.
Soal penempelan, politisi PSI itu meminta jika keberadaan scan barcode aplikasi tersebar banyak di lingkungan sekolah.
BACA JUGA: Kabar Baik Covid-19 di Kota Batu, Hamdalah
Tujuannya, yakni untuk meminimalisir ada kerumunan pelajar saat akan melakukan pemindaian.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News