
GenPI.co Jatim - Kepala Dinas Kesehatan (Dineks) Jawa Timur dr Erwin Astha Triyono menyebut, dari 18 sampel yang dilakukan pemeriksanaan oleh Institute of Tropical Disease (ITD) Unair, salah satunya terjangkit varian lokal.
"18 (sampel) yang diperiksa WGS-nya itu delapan Omicron, sembilan Delta dan satu lokal," kata Erwin, Senin (17/1).
Varian lokal tersebut berbeda dari jenis mutasi Covid-19 lainnya, seperti Delta, Omicron, maupun virus yang awal mewabah.
BACA JUGA: Kabar Baik Omicron di Kota Malang, Simak
Menurutnya jenis varian lokal ini juga belum pernah ditemukan dari kemunculan kasus-kasus Covid-19 yang sebelumnya pernah merebak.
"Varian lokal berbeda dengan (varian) Covid-19 yang asli pertama kali muncul," terangnya.
BACA JUGA: Lagi, 4 Warga Surabaya Positif Covid-19 Varian Omicron
Lebih lanjut, varian lokal ini diduga luput dari perhatian pihak World Health Organization (WHO) pada variant of interest (VOI).
"Semua relatif dikoordinasikan dengan WHO. Namun yang jadi penekanan dan interest oleh WHO itu varian Omicron dan Delta," ucapnya.
BACA JUGA: Duh, Pasien Varian Omicron di Malang Baru Pulang dari Trenggalek
Dia menambahkan, detail ciri-ciri maupun karakteristik dari varian ini masih belum bisa dipastikan. Pihak ITD Unair nanti yang berhak menjelaskan.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News