
GenPI.co Jatim - BPBD Kota Surabaya memastikan telah melakukan serangkaian sosialisasi ke kawasan pesisir sebagai langkah mitigasi bagi masyarakat, dengan adanya potensi banjir rob.
Ada tiga daerah yang disisar, yakni Nambangan, Sontoh Laut dan Krembangan.
"BMKG selalu mensiarkan kepada kami, tentang peringatan dini. Sekarang ini, sejak tanggal 16-20 itu ada peningkatan air rob yang bisa menimbulkan kerawan banjir," kata Plt Kepala BPBD Kota Surabaya, Ridwan Mubarun di ruang kerjanya, Rabu (19/1).
BACA JUGA: DPD Golkar Surabaya Siap Dukung Airlangga Hartanto Jadi Presiden
Ridwan menyebut, sosialisasi itu juga sudah disampaikan kepada para nelayan di tiga wilayah tersebut. Mereka diminta untuk tak melaut saat kondisi gelombang pasang tengah tinggi.
"Jadi, ada warning (peringatan) tertentu yang mengharuskan mereka gak bisa melaut," terangnya.
BACA JUGA: Kronologi Meninggalnya Anoa Kebun Binatang Surabaya, Perhatikan
Sementara itu, BPBD Kota Surabaya kata dia, sudah menerjunkan tim untuk memantau kondisi di wilayah pesisir Kota Surabaya secara keseleruhan.
"Mereka gak ngepam (berhenti di satu titik) ya. Jadi begini, petugas itu selalu keliling dari jam 10 malam sampai pagi ke tiga tempat (Nambangan, Sontoh Laut, dan Krembangan) itu," terangnya.
BACA JUGA: Soto Cak Har Kebakaran, Tidak Ada Korban Jiwa
Pemkot Surabaya juga sudah menyediakan sejumlah alat yang bisa mendeteksi kondisi cuaca terkini, seperti Weather Information Display (WID) sejumlah 3 unit, layar pemantau cuaca di sejumlah wilayah kecamatan dan pengeras suara.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News